• Jelajahi

    Copyright © Metronewstv.co.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Oku

    Empat Lawang

    Sports

    Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto Resmikan KRI Sriwijaya-100

    Saturday, September 26, 2026, 13:23 WIB Last Updated 2026-09-26T06:24:13Z

    PALEMBANG - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto Resmikan dan kukuhkan KRI Sriwijaya-100 sebagai kapal induk pertama Indonesia di Dermaga 107 Tanjung Priok, pada Kamis 24 September 2026 pukul 09.00 WIB. Peresmian reflagging penurunan bendera Italia - penaikan Merah Putih ini tidak sekadar ganti bendera, tapi ganti tatanan politik Indo-Pasifik. Kapal yang awalnya disebut KRI Gajah Mada dari Trowulan Mojokerto Jawa Timur (simbol Jawa sentris darat Sumpah Palapa 1336) akhirnya launching jadi KRI Sriwijaya dari Palembang Sungai Musi(simbol Indonesia sentris laut abad 7) - dan sejak diresmikan Panglima TNI, Asia Tenggara gentar, AUKUS ciut.


    PERESMIAN OLEH PANGLIMA TNI:


    Upacara dipimpin langsung Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto selaku inspektur upacara. Didampingi KSAL Laksamana TNI Muhammad Ali, Kasad Jenderal Maruli Simanjuntak, Kasau Marsekal Tonny Harjono. Panglima TNI bacakan amanat Presiden Prabowo, pecahkan kendi, tekan sirine, dan serahkan tunggul kepada Komandan KRI.


    Amanat Panglima TNI: "Atas nama negara, saya resmikan KRI Sriwijaya-100 masuk jajaran TNI AL. Jaga Malaka, jaga Natuna, jaga Musi. Dari Gajah Mada ke Sriwijaya, dari darat ke laut, Indonesia kembali jadi bangsa maritim."


    HARGA & KRU:


    Hibah Rp1,1 Triliun (€54 Juta) eks ITS Garibaldi C551 Italia, 180,2m, 13.850 ton, 30 knot, jelajah 7.000 mil, tiba 18 Sept 07.58 WIB layaran 6.870 mil dikawal KRI Brawijaya-320, Prabu Siliwangi-321, ITS Bergamini F590.


    Komandan: Kolonel Laut (P) Muhammad Fuad Hasan AAL 48/2002 ex KRI REM-331 & Diponegoro-365 UNIFIL Lebanon, kursus 6 bulan Taranto.


    Kru 550 Personel:


    Tempur 400: 40 Perwira (termasuk 40 Kowal), 120 Bintara, 240 Tamtama senjata rudal, meriam 76mm, CIWS, Kopaska

    Non-Tempur 150: 20 Penerbang Panther & Drone Bayraktar TB3, 30 Teknisi, 20 Medis RS 40 bed, 30 Logistik, 50 Marinir VBSS


    DAFTAR TAMU HADIR SAAT PERESMlAN:


     Indonesia:


    Presiden Prabowo (siang 13.00 WIB di Istana terima delegasi), Menhan Sjafrie Sjamsoeddin, Menlu Sugiono, Seskab Teddy, Panglima TNI Agus Subiyanto (peresmian), KSAL Muhammad Ali, Kasad Maruli, Kasau Tonny, Pangkogabwilhan I Agus Hariadi, Pangkoarmada RI Denih Hendrata, Dankormar Endi Supardi, Gubernur AAL Dato Rusman, DPR Komisi I Utut Adianto, Budi Djiwandono keponakan Prabowo, Dave Laksono, TB Hasanuddin, Said Abdullah, 


     Italia Pemberi Hibah:


    Dubes Roberto Colaminè, Athan Marco Galbusera, Laksma Flavio Biaggi, Capt. Francesco Fazio komandan terakhir Garibaldi nangis, Capt. Alessandro Trivani Bergamini F590, 300 Marina Militare, VP Fincantieri Marco Cerruti, Leonardo Giovanni Soccodato.


     Negara Sahabat & Asing 20 Negara:


    AUKUS Gentar: AS Col. Andrew Baker, Australia Capt. Rodney Griffiths, Inggris Capt. James Whitaker

    China-India Kicep: China Sr. Col. Zhang Tao, India Capt. Amitabh Ranjan, Jepang Takashi Inoue, Korsel Park Sung-ho

    ASEAN Gentar: Singapura Col. Ng Chung Meng (paling pucat), Malaysia Azhar Ahmad, Thailand Sarawut Suesat, Vietnam Nguyen Van Hien, Filipina Ferdinand Ramos


    Eropa: Prancis Pierre Dubois, Jerman Hans Mueller, UE Denis Chaibi

    Sekutu Tepuk Tangan:Rusia Sergei Ivanov (tawar Ka-52K BRICS), Turki Murat Kaya (tawar TB3), Pakistan Ahmed Khan, Saudi Abdullah Al-Qahtani, UAE Khalid Al-Mansouri


    MEDIA INTERNASIONAL HEBOH:


    Reuters "First Carrier Alarms Strait", Bloomberg "$54M Bargain", BBC "Blue Water Navy AUKUS Under Pressure", Strait Times "Worst Nightmare", SCMP, The Australian "Northern Shield Cracked", Times of India, Bangkok Post "Museum vs Warship", RT TASS "Moscow Congratulates", KCNA "Juche Spirit", Anadolu "TB3 for Sriwijaya".


    Analisis Komunikasi Politik: Komarudin Stisipol Candradimuka Palembang 


    "Kenapa harus Panglima TNI yang resmikan, bukan KSAL? Karena ini bukan kapal AL, ini kapal TNI, kapal bangsa. Jenderal Agus Subiyanto resmikan Kamis 24 September 2026 itu pesan: Sriwijaya bukan milik Jawa Timur Trowulan Gajah Mada darat, tapi milik Palembang Musi laut, milik 3 matra.


    Begitu Panglima TNI pecahkan kendi, Asia Tenggara gentar, AUKUS ciut, China kicep. Singapura hitung ulang ekonomi, Australia $368 miliar nuklir belum jadi, Indonesia €54 juta sudah jadi. Daftar tamu 20 negara yang hadir di peresmian Panglima TNI itu bukan undangan pesta, itu sidang pengakuan rasa takut. Rp1,1 Triliun beli invoice gentar."


    ( Komarudin )

    Komentar

    Tampilkan