• Jelajahi

    Copyright © Metronewstv.co.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Oku

    Empat Lawang

    Sports

    Jaksa Sahabat Pendidik, Pemda se-Kepulauan Nias Perkuat Tata Kelola dan Keamanan Pendidikan

    Metronewstv.co.id
    Wednesday, October 7, 2026, 13:43 WIB Last Updated 2026-10-07T06:43:52Z

    Gunungsitoli – Upaya menjaga kualitas pendidikan tidak hanya berkaitan dengan kelancaran proses belajar mengajar, tetapi juga mencakup terciptanya lingkungan pendidikan yang aman, tertib, dan terlindungi dari berbagai potensi risiko.


    Komitmen tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan program “Jaksa Sahabat Pendidik” yang diikuti Pemerintah Kota Gunungsitoli bersama pemerintah daerah se-Kepulauan Nias, Selasa (6/10/2026).


    Kegiatan yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara bersama Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara tersebut dilaksanakan secara daring dan diikuti dari Aula Kantor Wali Kota Gunungsitoli. Turut hadir Wakil Wali Kota Gunungsitoli Martinus Lase, S.H., Bupati Nias Ya’atulö Gulö, S.E., S.H., M.Si., Bupati Nias Barat Dr. Eliyunus Waruwu, S.Pt., M.Si., M.M., Bupati Nias Utara Amizaro Waruwu, S.Pd., serta Kepala Kejaksaan Negeri Gunungsitoli Dr. Firman Halawa, S.H., M.H.


    Program Jaksa Sahabat Pendidik menjadi wadah untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah, kejaksaan, dan jajaran pendidikan dalam mewujudkan penyelenggaraan pendidikan yang tertib, sekaligus meningkatkan pemahaman terhadap aspek hukum serta berbagai potensi risiko yang dapat muncul dalam pelaksanaan program pendidikan.


    Dalam rangkaian kegiatan tersebut juga dilaksanakan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara pemerintah daerah se-Kepulauan Nias dengan jajaran Kejaksaan. Kesepahaman ini menjadi salah satu bentuk komitmen bersama untuk memperkuat sinergi dalam mendukung pengelolaan dan penyelenggaraan pendidikan di daerah.


    Sejumlah materi strategis turut dibahas dalam kegiatan tersebut, di antaranya mitigasi risiko dalam pelaksanaan revitalisasi satuan pendidikan, pencegahan penyalahgunaan wewenang dan maladministrasi, pengamanan proyek strategis, serta antisipasi terhadap potensi AGHT (Ancaman, Gangguan, Hambatan, dan Tantangan) yang berasal dari faktor eksternal di lingkungan pendidikan.


    Pembahasan tersebut menegaskan pentingnya tata kelola pendidikan yang baik dengan mengedepankan langkah-langkah pencegahan sejak dini. Melalui pemahaman hukum, koordinasi, dan sinergi lintas sektor yang semakin kuat, berbagai potensi persoalan diharapkan dapat diantisipasi sebelum berkembang menjadi hambatan dalam penyelenggaraan pendidikan.


    Kegiatan tersebut juga diisi dengan arahan dan sharing session dari Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara yang memberikan penguatan mengenai pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, kejaksaan, dan sektor pendidikan dalam menciptakan tata kelola pendidikan yang aman, tertib, dan sesuai dengan ketentuan hukum.


    Bagi Pemerintah Kota Gunungsitoli, keikutsertaan dalam program Jaksa Sahabat Pendidik merupakan bagian dari upaya membangun koordinasi lintas sektor dalam mendukung terciptanya lingkungan pendidikan yang aman, tertib, dan kondusif.


    Sinergi tersebut diharapkan mampu memberikan dukungan yang lebih kuat bagi peserta didik, tenaga pendidik, serta seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan pendidikan di daerah.


    Sebab, menjaga sekolah bukan hanya tentang menjaga tempat berlangsungnya proses belajar mengajar, tetapi juga menjaga ruang tumbuh bagi generasi muda yang kelak akan menentukan arah dan masa depan daerah.


    (Diskominfo Gunungsitoli.co.id/Yulianus)

    Komentar

    Tampilkan