Pelepasan para peserta berlangsung di halaman Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Bireuen, Jumat (2/10/2026). Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran Kankemenag Bireuen, para pendamping, serta seluruh peserta yang akan membawa nama madrasah dan Kabupaten Bireuen di ajang tingkat provinsi.
Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kankemenag Bireuen, Anis, S.Ag., dalam laporannya menyampaikan bahwa sebanyak 33 peserta yang diutus telah melalui persiapan dan dinyatakan siap mengikuti seluruh rangkaian kompetisi di tingkat Provinsi Aceh.
Ia berharap seluruh peserta mampu menunjukkan kemampuan terbaik, menjunjung tinggi sportivitas, serta membawa pulang prestasi yang dapat menjadi kebanggaan bagi madrasah dan Kabupaten Bireuen.
“Semoga seluruh peserta dapat menampilkan kemampuan terbaik, mengikuti setiap tahapan perlombaan dengan penuh percaya diri, serta meraih hasil yang membanggakan,” ujar Anis.
Sementara itu, Kepala Kankemenag Bireuen, Dr. H. Zulkifli, S.Ag., M.Pd., memberikan pesan kepada seluruh peserta agar tidak hanya mengandalkan kemampuan dan persiapan, tetapi juga senantiasa mengiringi setiap ikhtiar dengan doa.
Ia mengingatkan para peserta untuk menjaga sikap, sopan santun, serta akhlak selama berada di arena perlombaan. Menurutnya, prestasi bukan satu-satunya ukuran keberhasilan, tetapi juga bagaimana peserta mampu menunjukkan karakter dan kepribadian yang baik sebagai insan madrasah.
“Jangan lupa berdoa dan berusaha sebaik mungkin. Jadilah duta yang mampu menjaga nama baik madrasah dan Kemenag Bireuen. Tunjukkan bahwa anak-anak madrasah tidak hanya unggul dalam prestasi, tetapi juga memiliki akhlak yang baik,” pesannya.
Kepada para pendamping, Zulkifli juga meminta agar memberikan perhatian, pengawasan, dan pendampingan secara optimal selama para peserta mengikuti kompetisi. Hal tersebut penting agar seluruh peserta dapat menjalani setiap tahapan perlombaan dengan aman, nyaman, tenang, dan penuh semangat.
Keikutsertaan 33 peserta OMI Kabupaten Bireuen di tingkat Provinsi Aceh bukan sekadar ajang untuk meraih juara. Lebih dari itu, kompetisi tersebut menjadi ruang bagi para peserta untuk mengasah kemampuan, membangun kepercayaan diri, memperluas pengalaman, serta menunjukkan potensi generasi muda madrasah di tengah persaingan yang semakin kompetitif.
Kankemenag Bireuen berharap seluruh peserta mampu tampil maksimal dan memberikan yang terbaik. Doa dan dukungan pun mengiringi langkah mereka agar mampu menorehkan prestasi, mengharumkan nama madrasah, serta membawa nama baik Kabupaten Bireuen di tingkat Provinsi Aceh.
Prestasi lahir dari kerja keras, tetapi prestasi yang indah tumbuh dari ikhtiar yang disertai doa, kejujuran, sportivitas, dan akhlak yang mulia. Semoga perjalanan 33 duta OMI Bireuen menjadi langkah awal menuju prestasi yang lebih besar dan pengalaman berharga yang akan dikenang sepanjang perjalanan pendidikan mereka.
Acara pelepasan kemudian ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Hanafiah, S.Ag., M.A., Pengawas Kankemenag Bireuen.
(Hendra)



%20Narkotika%20Kelas%20IIA%20Muara%20Beliti%20di%20Kabupaten%20Musi%20Rawas.jpg)









