Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Bupati Tapanuli Utara, Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si., dengan didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Tapanuli Utara Drs. Henry M.M. Sitompul, M.Si., jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Tapanuli Utara, Raffles Sergio Gultom.
Dalam sambutannya, Bupati Tapanuli Utara Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat menyampaikan rasa empati yang mendalam kepada seluruh warga terdampak sekaligus menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk mendampingi masyarakat hingga recovery pascabencana tuntas.
"Atas nama Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara, saya menyampaikan rasa empati yang mendalam kepada keluarga yang terdampak bencana. Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara tidak akan tinggal diam dan akan terus hadir mengawal pemulihan kehidupan masyarakat sampai benar-benar pulih dan bangkit kembali," tegas Bupati.
Penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari rangkaian pemulihan pascabencana hidrometeorologi tahun 2025. Sebelumnya, pada Maret 2026, Pemkab Tapanuli Utara telah menyalurkan bantuan tahap pertama kepada 434 KK.
Guna menjangkau warga yang belum menerima bantuan akibat kendala administratif pada data awal, Pemkab Tapanuli Utara mengambil langkah cepat dengan menginstruksikan verifikasi dan pemadanan data DTSEN secara berjenjang dari tingkat desa, kecamatan, hingga berkoordinasi dengan BPS Kabupaten Tapanuli Utara. Usulan perbaikan data tersebut kemudian disampaikan resmi kepada Menteri Sosial RI melalui surat Bupati tertanggal 30 April 2026.
Dari 37 KK yang diusulkan pada tahap pemadanan data perbaikan tersebut, sebanyak 32 KK resmi disetujui oleh Kemensos RI untuk menerima bantuan pada tahap ini. Adapun 5 KK sisanya masih dalam proses penyesuaian data teknis.
Bupati menginstruksikan Dinsos P3A Tapanuli Utara untuk terus mengawal proses administratif 5 KK tersebut bersama Kemensos RI dan BPS.
"Jangan biarkan ada satu pun hak masyarakat Tapanuli Utara yang tercecer hanya karena kendala administratif," ujar Bupati.
Apresiasi dan Pemanfaatan Bantuan
Kepada para penerima manfaat, Bupati berpesan agar bantuan modal isi hunian dan jaminan hidup ini dapat dipergunakan secara bijaksana untuk pemenuhan kebutuhan pokok rumah tangga, pendukung pendidikan anak, serta penataan kembali tempat tinggal agar kehidupan keluarga kembali stabil dan produktif.
Sartono Manalu, mewakili para penerima manfaat, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemkab Tapanuli Utara dan Kemensos RI atas wujud nyata kepedulian pemerintah.
"Bantuan ini sangat berarti bagi kami dan akan kami manfaatkan sebaik-baiknya untuk kebutuhan keluarga. Terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara dan Kementerian Sosial yang terus mendampingi kami," ungkap Sartono.
Penyerahan bantuan ini turut melibatkan sinergi berbagai pihak, termasuk BPS Kabupaten Tapanuli Utara, PT Pos Indonesia, jajaran perangkat daerah, camat, hingga kepala desa dan lurah. Pemkab Tapanuli Utara berharap kolaborasi lintas sektor ini terus memperkuat jaring perlindungan sosial di Tapanuli Utara.
(Edys lumbantoruan)



%20Narkotika%20Kelas%20IIA%20Muara%20Beliti%20di%20Kabupaten%20Musi%20Rawas.jpg)









