-->
  • Jelajahi

    Copyright © Metronewstv.co.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Kabupaten Banyuasin

    Sports

    Respons Cepat Polisi Amankan TKP Tembok Ruko Roboh yang Timpa Warga Berteduh

    Saturday, January 17, 2026, 20:40 WIB Last Updated 2026-01-17T13:40:40Z

    PEKALONGAN  – Suasana di kompleks Ruko Gaden Plaza, Desa Pegaden Tengah, Kecamatan Wonopringgo, Kabupaten Pekalongan mencekam pada Jumat (16/1/2026) malam. Tembok bagian atas ruko tersebut tiba-tiba roboh dan menimpa deretan toko di bawahnya saat wilayah tersebut sedang diguyur hujan deras.


    Insiden yang terjadi sekitar pukul 19.30 wib ini mengakibatkan kerusakan parah pada enam unit ruko, termasuk ruko bakso, salon, dan tempat stiker. Tak hanya kerugian materiil, dua orang warga yang tengah berteduh di lokasi dilaporkan menjadi korban luka-luka akibat terkena reruntuhan material.


    Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf, S.I.K. MSi melalui melalui Kasubsi Penmas Sihumas Ipda Warsito, S.H., mengonfirmasi kejadian tersebut. Ia menyebutkan bahwa personel Polsek Wonopringgo dan uga dari Polres Pekalongan langsung diterjunkan ke lokasi sesaat setelah menerima laporan dari Kepala Desa setempat.


    "Benar, telah terjadi musibah tembok roboh di Ruko Gaden Plaza Wonopringgo pada Jumat malam. Tembok bagian atas ambruk menimpa enam ruko. Berdasarkan pengecekan awal di lapangan, penyebab utama diduga karena usia bangunan yang sudah tua, yakni berdiri sejak tahun 2007, sehingga strukturnya sudah tidak kokoh lagi," ujar Ipda Warsito.


    Peristiwa ini bermula sekira pukul 19.15 wib saat saksi mata, Kudung Sulastri (42), pemilik salon, mendengar suara gemuruh dari atas bangunan. Awalnya ia mengira suara tersebut berasal dari hujan deras, namun saat dicek ke luar ruko belum terlihat adanya kerusakan.


    "Sekitar pukul 19.30 wib, suara gemuruh terdengar lebih keras lagi. Saksi melihat dari dalam ruko bahwa tembok bagian atas sudah ambruk. Seketika saksi langsung lari keluar menyelamatkan diri," tambah Ipda Warsito menceritakan kronologi kejadian.


    Total ada enam ruko yang terdampak, yaitu Ruko Bakso dan Mie Ayam Mbak Anief, Salon Astri, Estetik Stiker, serta tiga unit ruko yang dalam kondisi kosong.


    Ipda Warsito menjelaskan bahwa terdapat dua korban luka ringan dalam kejadian ini. Keduanya saat itu diketahui tengah berteduh di salah satu ruko untuk menghindari hujan deras.


    Korban pertama adalah Tahayu (60), warga Kedungwuni yang mengalami luka lecet di tangan kiri. Korban kedua adalah Arga Ardiansyah (13), seorang pelajar asal Wonopringgo yang mengalami luka lecet pada bagian punggung dan kaki kanan.


    "Petugas di lapangan langsung memberikan pertolongan pertama kepada kedua korban luka. Selain menimpa bangunan, reruntuhan juga mengenai dua unit sepeda motor, yakni Honda PCX dan Suzuki Smash, yang terparkir di lokasi," jelasnya.


    Dari hasil olah TKP yang dilakukan kepolisian, ditemukan fakta bahwa bangunan yang sudah berusia 18 tahun tersebut mengalami pelapukan. Besi-besi yang digunakan sebagai pondasi struktur bangunan sudah banyak yang berkarat, sehingga tidak mampu menahan beban saat diguyur hujan.


    Kerugian materiil akibat peristiwa ini ditaksir mencapai Rp. 80 juta. 



    (Riki)

    Komentar

    Tampilkan