-->
  • Jelajahi

    Copyright © Metronewstv.co.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Oku

    Empat Lawang

    Sports

    Alumni MAN 1 Sintang Raih Beasiswa Teknik Mesin di China, Kisah Inspiratif Novalinda Nuraini

    Metronewstv.co.id
    Saturday, July 11, 2026, 08:15 WIB Last Updated 2026-07-11T01:15:18Z

    SINTANG – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan dunia pendidikan di Kabupaten Sintang. Novalinda Nuraini, alumni MAN 1 Sintang, Kalimantan Barat, berhasil meraih beasiswa dari XCMG (Xuzhou Construction Machinery Group) untuk menempuh pendidikan Program Studi Teknik Mesin di Xuzhou College of Industrial Technology, China.


    Perempuan kelahiran 18 November 2008 ini mengaku sempat tidak percaya saat dinyatakan lolos seleksi. Namun, setelah memastikan kebenaran informasi tersebut bersama keluarga, rasa syukur dan kebahagiaan pun tak terbendung.


    “Awalnya saya takut, tapi setelah dicek ternyata benar. Saya sangat senang,” ujarnya.


    Novalinda merupakan putri dari pasangan Fakhrul Armaini dan M. Melly, serta anak pertama dari empat bersaudara. Saat ini, ia juga bekerja di Litiam Cafe, salah satu coffee shop di Kota Sintang, sejak Juni 2026.


    Perjalanan Novalinda meraih beasiswa ini tidaklah mudah. Setelah gagal dalam Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT), ia tidak menyerah. Ia terus mencari informasi beasiswa melalui internet dan media sosial hingga akhirnya menemukan program beasiswa ke China yang sesuai dengan kualifikasinya.


    “Setelah tidak lulus SNBT, saya mencari informasi di Instagram dan internet. Saya menemukan beasiswa ini dan merasa persyaratannya cocok, jadi saya langsung mencoba. Alhamdulillah, saya lolos,” katanya.


    Dalam proses seleksi, peserta diwajibkan memiliki nilai akademik di atas rata-rata, minimal di atas 8, serta kemampuan berbahasa Inggris. Novalinda mengungkapkan bahwa penerima beasiswa juga akan mendapatkan pelatihan bahasa sebelum memulai perkuliahan.


    “Untuk bahasa Mandarin saya belum bisa, tapi nanti akan dipelajari langsung di sana. Modal awalnya memang bahasa Inggris,” ungkapnya.


    Ia dijadwalkan berangkat ke China pada akhir Agustus dan mulai menjalani perkuliahan pada 1 September 2026.


    Meski berhasil meraih beasiswa, Novalinda menjelaskan bahwa program tersebut belum mencakup seluruh kebutuhan selama kuliah. Beasiswa hanya menanggung biaya pendidikan dan tempat tinggal, sementara biaya hidup tetap menjadi tanggung jawab pribadi.


    “Beasiswanya hanya untuk pendidikan dan tempat tinggal. Biaya hidup tetap ditanggung sendiri, jadi tidak sepenuhnya gratis,” jelasnya.


    Ia memperkirakan kebutuhan biaya hidup di China berkisar antara Rp2 juta hingga Rp3 juta per bulan.


    Ketertarikan Novalinda terhadap jurusan Teknik Mesin berawal dari minatnya di bidang ilmu pengetahuan alam dan teknologi sejak masih bersekolah di madrasah. Ia melihat China sebagai negara dengan perkembangan teknologi yang pesat.


    “Saya memang tertarik di bidang teknologi, dan China memiliki perkembangan yang sangat maju. Saya ingin belajar di sana,” tuturnya.


    Program beasiswa ini diikuti oleh peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Setelah menyelesaikan pendidikan selama sekitar tiga hingga empat tahun, para penerima beasiswa akan menjalani kontrak kerja selama dua tahun di perusahaan mitra.


    Di balik keberhasilannya, Novalinda mengungkapkan bahwa orang tuanya sempat merasa khawatir melepasnya belajar seorang diri di luar negeri. Namun, setelah memastikan legalitas universitas dan program tersebut, mereka akhirnya memberikan dukungan penuh.


    “Awalnya orang tua sempat ragu karena saya harus ke luar negeri sendiri. Tapi setelah mereka memastikan semuanya jelas, akhirnya mereka mendukung,” katanya.


    Novalinda berharap kesempatan ini menjadi langkah awal menuju masa depan yang lebih baik. Meski harus jauh dari keluarga, ia bertekad untuk memanfaatkan peluang tersebut sebaik mungkin.


    “Ini langkah awal menuju kesuksesan. Walaupun nanti pasti berat karena jauh dari orang tua, saya harus bisa dan memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin,” pungkasnya.


    (DEDE BLACK)

    Komentar

    Tampilkan