Dalam pernyataannya, beliau terlebih dahulu menyampaikan penghargaan dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada seluruh panitia pelaksana yang telah bekerja sungguh-sungguh sehingga pelaksanaan Pilwada berjalan cukup sukses dan tertib.
Menyikapi adanya gugatan dan dugaan ketidakteraturan, Wali Nagari menegaskan bahwa segala hal yang berkaitan dengan proses pemilihan wajib dikaji dan diselesaikan berlandaskan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2016 tentang Desa. Segala tuduhan atau dugaan pelanggaran harus disertai bukti yang nyata, sah, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Secara khusus terkait kejadian di TPS 9 yang menyebutkan adanya warga tak terdaftar menyusup masuk dan menggunakan hak pilih, beliau mempertanyakan ketepatan penanganan di lapangan: “Di sana sudah ada saksi masing-masing calon dan anggota KPPS, serta warga setempat yang mengenal siapa yang berhak memilih. Mengapa hal itu tidak dicegah sejak awal, baru dipermasalahkan setelah kejadian berlangsung?”
Ditegaskan pula dengan tegas bahwa pihaknya tidak pernah melakukan intervensi, menekan panitia, maupun mengarahkan pemilih dengan cara apa pun. “Kami tidak pernah menyuruh siapa pun mencoblos calon tertentu, apalagi meminta tindakan yang melanggar aturan. Belum tentu pula orang yang disinyalir tersebut memberikan suara kepada kami. Tanpa bukti yang jelas dan sah, upaya pembatalan hasil atau pemungutan suara ulang tentu sangat merugikan dan tidak berdasar menurut peraturan yang berlaku,” ujarnya.
Menyinggung harapan dan langkah ke depan sebagai pemimpin terpilih, Wali Nagari menegaskan semangat persatuan dan kerja sama. “Pembangunan Nagari Batu Gadang tidak bisa dilakukan sendirian. Kami berkomitmen merangkul seluruh elemen masyarakat—mulai dari Ninik Mamak, pemuda, hingga Alim Ulama—untuk bersama-sama menciptakan nagari yang sejuk, nyaman, berbudaya, dan agamis, sejalan dengan pedoman yang ditetapkan oleh instansi berwenang.”
Selanjutnya, akan dibangun sinergi yang erat dengan Pemerintah Kabupaten, Pemerintah Provinsi, maupun Pemerintah Pusat demi mendorong kemajuan dan kesejahteraan seluruh warga. “Mari kita tinggalkan perbedaan dan perselisihan, lalu bersatu padu membangun nagari yang lebih baik dan maju,” tutupnya.
(Jamal)






.jpg)



